Mengetahui Perbedaan http dan https

Oktober 08, 2021

perbedaan http dan https

Saat ini jika ingin mengakses suatu website, bisa langsung mengetikkan dengan www.padi.net.id tanpa mengetikkan http maupun https. Secara setting bawaan standar browser akan tertulis https://www.padi.net.id pada addres url bar. Pada update terbaru, browser pada umumnya menyembunyikan tulisan https untuk mempersingkat url atau link yang berada di browser agar mudah dibaca oleh pengguna browser. Tetapi tulisan http atau https tidak dihilangkan, anda bisa memunculkannya dengan cara melakukan klik bagian url pada browser maka akan muncul url lengkap dari website yang sedang anda buka.

Http (Hypertext Transfer Protocol) dan Https (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah protokol yang didesain khusus untuk mentrasnfer informasi dan data digital dari komputer satu ke komputer yang lain. Lalu apa detil perbedaan http dan https?

Saat ini kasus pencurian data digital sering terjadi. Berbagai macam teknik keamanan digital sudah mulai banyak diterapkan. Salah satu macam keamanan untuk pengguna website yaiitu SSL (Secure Socket Layer). SSL adalah sistem pengamanan pada pertukaran data antara pengguna dengan website.

Misalkan ada pengguna website akan melakukan registrasi pada suatu website yang sedang diakses. Setelah mengisikan form kemudian pengguna menekan tombol submit, data tersebut akan melewati router dan internet lalu kemudian akan diterima oleh website. Di tengah perjalanan pengiriman data tersebut bisa terjadi pencurian data. Hacker lebih mudah mencuri data saat pengguna website memiliki koneksi internet yang sama dengan hacker tersebut. Misalkan pengguna terhubung dengan layanan internet di sebuah restoran yang dimana layanan internet tersebut bisa diakses oleh banyak orang.

Untuk meminimalisir hal tersebut, SSL mempunyai peran untuk melakukan enkripsi saat pengiriman data digital antara pengguna dengan website. Data tersebut masih bisa saja diambil oleh hacker, tetapi data tersebut sudah dalam keadaan terenkripsi yang tentunya akan mempersulit hacker. SSL ini diinstall di CPanel sesuai dengan lokasi hosting provider sesuai jenis SSL yang dipilih oleh owner website.

SSL memiiki ciri-ciri tertentu pada browser. Ketika suatu website sudah menggunakan SSL, url atau link website akan berubah otomatis menjadi https. Sedangkan jika url website masih tercantum http, maka website tersebut belum menggunakan SSL.

Ciri-ciri yang lain yaitu ketika di browser Google Chrome, ketika website sudah menggunakan SSL maka muncul tanda gembok di sebelah kiri address url bar. Sedangkan untuk website yang belum menggunakan SSL maka akan muncul tulisan Not Secure di sebelah kiri address url bar.

Dengan mengakses website yang menggunakan SSL, pengguna akan merasa aman dan nyaman untuk berinteraksi maupun melakukan transaksi pada website. Sedangkan untuk owner website tentunya akan mendapatkan tingkat kepercayaan lebih tinggi dari pengguna website.