Perbedaan AMOLED dan IPS

April 21, 2021

Perbedaan AMOLED dan IPS

Berbagai macam smartphone yang rilis saat ini dengan keunggulan fitur masing-masing. Dari segi body, kamera, sampai pada paket sistem operasinya. Spesifikasi smartphone dengan segudang spesifikasi yang beraneka ragam sering membuat calon pembeli menjadi bingung. Terutama bagi pembeli yang menetapkan budget sebelumnya. Mengutamakan lifestyle cenderung menyediakan budget yang tinggi sehingga hampir semua spesifikasi yang sangat baik akan didapatkan oleh pembeli.

Layar smartphone menjadi salah satu penentu kenyamanan dari segi ponsel yang digunakan untuk hiburan seperti misalnya untuk menonton video dan memainkan game. Layar smartphone diantaranya menggunakan jenis AMOLED dan IPS. Berikut perbedaan AMOLED dan IPS:

AMOLED adalah singkatan dari Active Matrix Organic Light-Emitting Diode. Bahan yang terkandung pada AMOLED ini menjadikan layar bisa sangat tipis. AMOLED terdiri dari katoda yang menentukan kecerahan pada layar, dan juga dioda yang menentukan kekuatan warna. Kandungan tersebut membuat layar AMOLED memiliki kecerahan dan ketajaman yang sangat tinggi. AMOLED memiliki tingkat warna yang jauh lebih baik dibandingkan IPS.

IPS adalah singkatan dari In-Plane Switching yang merupakan salah satu jenis dari layar LCD (Liquid Crystal Display). IPS bekerja dengan backlite yang menjadi sumber cayaha pertama kali. Lalu melewati kristal cair terpolarisasi dan melalui filter maka akan membentuk kekuatan warna. Karena IPS menggunakan backlite, maka layar ini memiliki ketebalan yang lebih dibandingkan AMOLED. Sedangkan dari segi warna, IPS memberikan warna yang lebih natural.

Jika anda ingin memiliki smartphone yang digunakan untuk bermain game, AMOLED lebih direkomendasikan ketimbang IPS. IPS memiliki refresh rate lebih rendah yang membuat tingkat gambar yang ditampilkan tidak semulus pada layar AMOLED. Dari segi penggunaan baterai AMOLED lebih irit ketimbang IPS. Hal ini membuat layar AMOLED  cocok untuk pengguna dengan mobilitas yang sangat tinggi.

Dengan kelebihan yang dimiliki AMOLED, biaya produksi yang digunakan pun lebih tinggi dibandingkan IPS. Tetapi ternyata AMOLED memiliki kelemahan yaitu rawan terjadi burn-in. Burn-in sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk mendekripsikan sebuah layar smartphone yang mengalami perubahan warna secara permanen di seluruh ataupun sebagian panel layar.  Layar yang terkena burn-in sebenarnya masih dapat digunakan secara normal, hanya saja akan terlihat bayangan atau perubahan warna saat layar menyala. Sedangkan kelemahan tersebut sama sekali tidak dimiliki oleh IPS.

Dengan perbedaan AMOLED dan IPS tersebut, maka anda harus selektif dalam memilih spesifikasi layar smartphone sesuai kebutuhan pemakaian anda.