Perbedaan Website dengan Web App

April 04, 2022

Perbedaan Website dengan Web App

Internet saat ini menjadi hal yang wajib dimiliki oleh hampir setiap orang. Internet menjadi cara yang sangat efektif untuk bertukar informasi dan berkomunikasi setiap saat. Banyak orang memanfaatkan internet untuk berbagai macam aktifitas mulai dari hal yang paling mendasar yaitu mendapatkan informasi sampai melakukan interaksi melalui website. Saat ini tanpa sadar banyak pengguna yang sering kali mengunjungi website tanpa sadar sangat terbantu dengan berbagai fitur yang dimiliki oleh website tersebut. Ternyata website memiliki dua kategori sesuai dengan fungsi utama yaitu Website dan Web App.

Website pertama kali diluncurkan oleh Tim Berners Lee pada 6 Agustus 1991. Penemuan website ini berawal saat Berners merasakan kesulitan tentang bagaimana berbagi informasi satu sama lain secara cepat. Website saat itu juga disebut web versi 1.0 dimana semua informasi sifatnya statis atau berarti satu arah. Hal ini berarti penyedia konten pada website menyediakan informasi pada pengunjung website tersebut.

Seiring berjalannya waktu, muncul istilah Web App. Web App adalah suatu pengembangan dari website yang menyediakan fungsi dimana penyedia dan pengguna web bisa saling berinteraksi. Pengertian tersebut cukup mudah dipahami dengan contoh online store. Disini pemilik toko online bisa menerima informasi detil pesanan dan pembayaran yang dilakukan pelanggan melalui web. Tentunya hal ini menjadikan proses pertukaran informasi semakin banyak dan kompleks.

Banyak ciri-ciri yang membuat Website berbeda dengan Web App. Meskipun website statis tergolong metode lama, ternyata ada beberapa hal yang membuat website tetap digunakan. Berikut beberapa perbedaan Website dengan Web App :

  1. Segi Interaksi

Seperti di pembahasan sebelumnya, sebuah website statis tidak akan berinteraksi dengan pengunjungnya. Pengunjung hanya diperbolehkan untuk mengakses dan membaca informasi yang diberikan pada website. Webiste statis tidak memberikan kolom komentar maupun fitur lain yang bisa diisi oleh pengunjung untuk mengirimkan pesan. Meski begitu, website seperti ini masih sering digunakan untuk mempromosikan brand maupun produk. Mesikipun tanpa feedback dari pengunjung, website memberikan informasi yang sangat detil mengenai sebuah produk yang ingin ditawarkan. Hal tersebut bisa menggungah ketertarikan pengunjung pada produk tersebut.

Web App memiliki interaksi tinggi yang terjadi pada suatu web. Web App ini bisa melayani pengunjung sampai pengunjung tersebut berubah menjadi pelanggan. Pelanggan tentunya bisa berinteraksi tentang produk maupun jasa yang ditawarkan melalui web tersebut. Pelanggan bisa melakukan transaksi pembelian produk dan jasa melalui web dan bisa melakukan request atas detil rinci tentang delivery yang pelanggan inginkan.

  1. Segi Kompleksitas

Website dianggap lebih sederhana karena memang memberikan informasi dari penyedia konten untuk diakses oleh pengunjung. Sedangkan Web App memiliki kompleksitas yang tinggi. Web App memberikan fitur berbasiskan form bahkan live chat. Form ini juga bisa menyesuaikan fitur seperti misalnya komentar pada blog atau artikel, komentar dan pertanyaan seputar produk, dan juga fitur profil pengguna. Pada bagian profil pengguna ini terkait dengan autentikasi untuk aktifitas login pada Web App. Fitur autentikasi inilah yang nantinya membuat pengguna bisa melakukan interaksi bahkan melakukan transaksi pada Web App.

 

Seiring berkembangnya fitur website saat ini, interaksi didalam Web App semakin tinggi membuat pertukaran data juga semakin banyak. Misalnya pada website ecommerce seperti Tokopedia dan Shopee sudah tidak lagi pemilik web yang berkomunikasi pada semua pengunjung. Ada klasifikasi di ecommerce sebagai penjual dan pembeli. Begitu pula seperti NFT (Non Fungible Token) yang akhir-akhir ini menjadi tren untuk aktifitas online. Disini para pengunjung bisa berinteraksi satu sama lain dengan kepentingan yang berbeda beda. Maka Web App juga mengalami perkembangan yang sangat tinggi dengan adanya pengunjung yang semakin aktif untuk melakukan transaksi secara online.