Perbedaan Managed Switch dengan Unmanaged Switch

Desember 27, 2021

switch managed switch unmanaged

Hampir di semua jaringan komputer memanfaatkan switch untuk menghubungkan banyak perangkat. Switch ini merupakan generasi terbaru dari hub yang fungsinya sama yaitu mengirimkan data ke semua perangkat jaringan yang sedang terhubung. Banyak yang mengira bahwa Switch dengan Hub itu berbeda. Tetapi ternyata pembedanya yaitu dari segi Managed dan Unmanaged dari Switch.

Unmanaged Switch adalah perangkat keras yang menghubungkan banyak perangkat dalam suatu jaringan tanpa adanya monitoring maupun kontrol pada setiap perangkat yang terhubung. Switch Unmanaged inilah yang fungsinya sama persis dengan Hub. Sedangkan produk Hub saat ini sudah tidak lagi dipasarkan dan telah diganti dengan produk Switch.

Managed Switch adalah perankat keras yang menghubungkan banyak perangkat dalam suatu jaringan dengan fitur monitoring dan konfigurasi Virtual LAN (VLAN). Managed Switch inilah yang sering diklaim lebih pintar dari Hub maupun Unmanaged Switch.

Kedua Switch tersebut menggunakan port Ethernet dan kabel LAN untuk menghubungkan banyak perangkat sekaligus. Untuk kebutuhan server lokal, Switch bisa dihubungkan langsung dengan komputer server. Sedangkan untuk menambahkan koneksi internet, Switch bisa dihubungkan melalui router yang dimana router tersebut sudah terhubung pada server. Jadi banyak sekali tipe perangkat yang bisa dipasangkan pada Switch untuk saling terhubung pada jaringan dalam satu Switch.

Perbedaan Managed Switch dengan Unmanaged Switch ini terletak pada fitur monitoring. Fitur monitoring ini bisa memastikan bahwa perangkat komputer bisa terhubung dengan baik tanpa harus mengecek secara langsung perangkat-perangkat tersebut. Fitur monitoring ini ada pada Managed Switch. Sedangkan Unmanaged Switch tidak memiliki fitur ini. Sehingga untuk mengecek apakah perangkat masih terhubung dengan baik pada Unmanaged Switch, pengguna harus mengecek satu-persatu perangkat yang sedang terhubung.

Selain itu, Managed Switch memiliki kemampuan untuk membuat Virtual LAN (VLAN). VLAN ini membuat partisi pada port yang tersedia pada Switch. Misalkan pada suatu kantor menggunakan Managed Switch yang memiliki 8 port. Kemudian dilakukan pengaturan melalui aplikasi untuk membatasi 4 port digunakan untuk divisi sales, dan 4 port sisanya digunakan untuk divisi teknis. Partisi ini bertujuan membatasi agar perangkat yang terhubung pada port divisi sales tidak bisa untuk mengakses perangkat yang terhubung pada divisi teknis. Maka pengaturan tersebut akan mengatur privasi terhadap masing-masing perangkat yang dibatasi oleh letak port pada Switch.

Tentunya VLAN menjadi perbedaan Managed Switch dengan Unmanaged Switch semakin terasa. Karena Unmanaged Switch sama sekali tidak mempunyai fitur VLAN. Sedangkan jika menginginkan privasi antar perangkat yang ditentukan untuk terhubung pada jaringan, tentunya harus menambahkan Switch lagi dengan tipe Unmanaged Switch.

Dengan perbedaan tersebut tentunya pengguna Switch bisa memilih dan menentukan berdasarkan fungsi dan tujuan pada jaringan yang diterapkan. Unmanaged Switch memang memiliki harga yang terjangkau. Sedangan Managed Switch memiliki harga yang lebih tinggi tetapi sepadan dengan fitur yang didapatkan.