Perbedaan Protokol TCP dengan UDP

November 05, 2021

perbedaan tcp ip dan udp

TCP sering kita dengar sebagai protokol standar untuk transfer data melalui jaringan. Jaringan ini mulai dari yang sederhana yaitu dalam komputer pribadi maupun sampai pada WAN (Wide Area Network) dan internet. Setiap perangkat selalu memiliki IP sebagai identitas perangkat tersebut. Tetapi IP ini hanya sebagai identitas saja yang tidak memiliki fitur yang lain. Sedangkan pada pengiriman data dibutuhkan pengecekan data sampai memastikan bahwa data sudah sampai tujuan dengan persyaratan yang telah dipenuhi. Pengiriman tersebut bisa dilakukan oleh TCP maupun UDP. Umumnya TCP disebut juga TCP/IP karena dua protokol tersebut tidak dapat dipisahkan.

Perbedaan TCP dan UDP

TCP (Transmission Control Protocol) adalah protokol yang mengirimkan data melalui internet pada web server yang bersifat reliable yang berarti bisa diandalkan. Data akan dipastikan secara utuh sebelum dikirim ke tujuan. Karena itu, TCP menjadi protokol yang populer dan banyak digunakan. TCP biasanya diterapkan pada fitur chat aplikasi messenger, pengiriman email, maupun browsing pada web browser. Protokol ini menggunakan komunikasi dengan koneksi yang dimana harus ada yang menjadi host sebagai sumber utama maupun tujuan data dikirimkan.

UDP (User Datagram Protocol) adalah protokol yang mengirimkan data melalui internet yang sifatnya unreliable. UDP ini berjalan langsung dan cepat tetapi tanpa mengecek kelengkapan data. Jika ada data yang dikirmkan tidak utuh, UDP tetap akan mengirimkan data yang ada tanpa harus melakukan request ulang pada data yang rusak.

Perbedaan antara TCP dan UDP yaitu pada proses pengiriman data dan hasil akhir pada data tersebut. Awalnya, kedua protokol ini memecah data saat pengiriman pertama kali. Kemudian saat tiba ditujuan, data tersebut akan disatukan kembali. Kedua protokol ini memang memastikan sampai pada tujuan dan sama-sama bersifat realtime. Tetapi secara kelengkapan data, TCP lebih unggul dibandingkan UDP. Sedangkan pada kecepatan, UDP lebih unggul dibandingkan TCP dikarenakan UDP mengabaikan kelengkapan data.

Misalnya pada penggunaan aplikasi messenger Whatsapp. Whatsapp punya dua fitur utama yaitu text message dan voice call maupun video call. Text message atau chat selalu diterima secara utuh dan urut sesuai dengan chat yang dikirimkan. Fitur chat pada whatsapp ini menggunakan TCP. Jika ada kendala pada koneksi internet, chat akan delay seutuhnya dalam satu kalimat dan juga pada chat selanjutnya. Kemudian saat koneksi internet sudah stabil, chat akan diterima dengan keadaan utuh dan urut.

Kemudian misalnya penggunaan fitur voice call maupun video call. Terkadang voice atau video putus-putus ketika koneksi internet sedang tidak stabil. Setelah koneksi internet stabil, video yang ditampilkan adalah video yang saat ini, bukan video saat koneksi tidak stabil. Fitur tersebut menggunakan UDP jika dilihat dari hasil akhir pada video call. Hal ini dikarenakan ada potongan video yang hilang dan tidak ditampilkan secara utuh.

Penerapan TCP dan UDP memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tentunya pemilihan protokol yang tepat itu sangat penting untuk optimasi pada tujuan dan output data yang diinginkan.